You are here
Home > Desain Grafis > Desain Grafis: Panduan Pemula untuk Menjadi Desainer Grafis Professional

Desain Grafis: Panduan Pemula untuk Menjadi Desainer Grafis Professional

Ada 2 kesamaaan dari hampir semua pengusaha :

1. Ingin usaha dikenal oleh masyarakat

2. Tidak ingin memiliki anggaran besar untuk promosi

Sepertinya ini sangat bertentangan ya ?

Pada zaman tradisional, kita cukup mengenalkan usaha kita ke masyarakat dengan tujuan agar usaha kita dikenal oleh masyarakat dan memiliki banyak konsumen. Atau biasa dikenal dengan metode mulut ke mulut.

Jadi untuk membuat usaha kita terkenal gak perlu anggaran besar.

,.. Itu jaman dulu

Sekarang sejak kita memasuki era pemasaran digital, semuanya jadi berbeda…

Untuk membuat usaha kita dikenal oleh masyarakat, butuh membuat rancangan dalam bentuk visual yang menarik dan menciptakan pesan agar masyarakat tertarik.

Karena kebutuhan dalam membuat rancangan dalam bentuk visual dan menciptakan pesan untuk disampaikan masyarakat, membuat para pengusaha mencari jasa desainer grafis.

Itu sebabnya profesi desain grafis jadi pilihan yang efektif.

Tapi tunggu dulu,..

Meskipun efektif, pada prakteknya banyak juga desainer yang melakukan kesalahan dalam membuat rancangan visual atau desain grafis. Sehingga kualitas desain nya tidak dipercaya oleh perusahaan yang menggunakan jasa nya.

Ini biasanya karena membuat desain grafis yang ngawur atau asal-asalan penting jadi terus dapat bayaran.

Desainer Grafis Professional bukan sekedar membuat desain grafis.

Karena itu, silahkan baca panduan ini untuk menjadi desainer professional.

Desain Grafis : apa dan mengapa ? 

Mari kita mundur satu langkah kebelakang untuk mengenal apa itu design graphic, atau kita biasa menyebutnya desain grafis.

Silahkan baca artikel singkat yang membahas pengertian desain grafis :


Apa Itu Desain Grafis ??

Dalam artikel ini dibahas pengertian desain grafis dan mengapa desain grafis - menjadi profesi pilihan terbaik dalam menghasilkan uang - dan lebih efektif dari pada profesi lain.



Atau kalau Anda tidak ingin membacanya, berikut pengertiannya dalam satu kalimat. 

Desain grafis atau rancang grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan.”

Ada 2 ke salah pahaman tentang desain grafis yang sering terjadi, terutama di Indonesia.

Ini koreksinya terhadap ke salah pahaman tersebut..

#1 Desain Grafis bukan (hanya) tentang menciptakan desain

Karena namanya diawali kata desain, orang awam suka menganggap seorang desainer grafis itu hanya membuat desain menarik.

Bukan, desainer grafis bukan cuma tentang membuat desain yang warna warni.

Melainkan juga mencangkup perancangan visual, menyampaikan pesan, dan membuat orang lain tertarik…

..dan tidak hanya itu saja.

Dalam dunia desain grafis kita mengenal bentuk, pewarnaan, tekstur, garis, dan ruang. Tahapan yang di lalui oleh seorang desainer grafis professional untuk menciptakan desain yang berkualitas.

Mari kita menggunakan cerita agar lebih jelas.

Anggap saja ini Anda yang mengalami.

Ketika dimanapun Anda berada baik itu diperjalanan atau sedang mainan gadget. Ketika melihat desain visual yang biasa saja pasti Anda mengabaikannya. Maksimal hanya melihat sesaat setelah beberapa menit atau jam berlalu pasti Anda sudah melupakannya.

Namun ketika melihat desain yang menarik dari segi bentuk, pewarnaan, tekstur, garis dan ruang. Dan merasa mendapatkan pesan dari desain tersebut maka Anda akan mengingatnya, menyimpanya, bahkan membagikannya.

Nah pesan disini bisa berupa ajakan, nasehat, pelajaran, peringatan, dll.

Dari cerita ini, kita masuk ke salah pahaman yang ke 2.

#2 Desain Grafis untuk promosi tidak hanya berbentuk ajakan

Inilah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh desainer grafis yang biasa menciptakan desain promosi.

Begini..

Ingat kembali yang Anda lakukan ketika melihat desain yang menyampaikan sebuah pesan.

Anda akan menyimpannya bahkan membagikannya.

Contohnya seperti ini…

Ada sebuah Cafe, kita beri nama saja Cafe X.

Mereka membuat promosi menggunakan desain grafis, yang didalamnya ada pesan yang menyampaikan, “Cafe X tempat nongkrong nya anak muda, tempat yang nyaman, luas,dll”.

Tentu Anda akan berfikir, besok kalau nongkrong nyoba kesana ah..

Padahal itu sebenarnya merupakan promosi untuk masyarakat agar nongkrong di cafe tersebut dan otomatis membeli produknya.

Masuk akal ?

Artinya, desainer grafis itu tidak hanya membuat desain saja, harus bisa membuat desain yang berkualitas menggunakan unsur bentuk, pewarnaan, tekstur, garis, dan ruang. Yang tujuannya untuk menyampaikan suatu pesan.

Itu hanya sebagian kecil dari karya desain grafis, yang tentunya paling sering kita temui sehari-hari.

Bayangkan Anda memilih berprofesi menjadi seorang desainer grafis, ketika menciptakan karya desain grafis yang biasa saja, apakah jasa Anda akan digunakan oleh para pengusaha?

Maka dari itu, jadilah desainer grafis professional yang dapat menciptakan karya yang orisinil, serta berkualitas.

Silahkan lanjut ke masing-masing bab untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana menjadi seorang desainer grafis professional.


BAB 1 : Strategi Untuk Desainer Grafis Professional ??

Panduan ini akan mengajarkan bagaimana anda bisa menjadi desainer grafis professional dan menciptakan karya desain yang berkualitas. Setelah mempelajari panduan ini anda akan mendapat gambaran besar dari cara-cara yang sebaiknya anda buat di masa mendatang untuk menjadi desainer grafis professional.



Kanca Desain
Kanca Desain adalah portal penyedia informasi tentang dunia Desain Grafis no. 1 di Indonesia. Materi meliputi Desain Grafis, Coreldraw, Photoshop, dan Download. Selain itu Kanca Desain juga menjadi portal penyedia informasi konveksi Terbaik dan Terpercaya di Indonesia, yaitu Godspeed Production | Godspeed Konveksi.
https://godspeedproduction.com/
Top